Daftar Blog Saya

Daftar Blog Saya

Daftar Blog Saya

Selasa, 15 April 2014

5 Cara Memperoleh Ampunan Allah

Manusia adalah makhluk yang tak luput dari kesalahan seperti kata pepatah: “Tak Ada Gading Yang Tak Retak”, selagi bernama manusia pasti punya kesalahan, apakah ia Rasul, Nabi, Waliyullah, Pemimpin apalagi manusia biasa. Sebaliknya Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun, karenanya Allah berfirman dalam Surat ali Imran ayat 133 agar manusia bersegera mencari ampunan-Nya agar bisa berubah dari orang yang berbuat salah (dholimullinafsih atau muqtashid) menjadi orang-orang yang unggul dalam berbuat kebaikkan (sabiqunbilkhairaat).
Setelah menyeru hamba-Nya untuk bersegera mencari ampunan-Nya Allah juga menyediakan cara atau alat untuk mendapatkan ampunan tersebut. Dalam Al-Qur’an dan Hadits ada 5 cara untuk memperoleh ampunan Allah sebagai berikut:
1.    Melalui Taubat. Cara ini didasarkan pada Surat At Tahrim ayat 8. (Hai orang-orang yg beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan Tobat yang sungguh (taubatan Nashuha). Semoga Tuhanmu menghapus dosa-dosamu dan seterusnya...). Syarat utama untuk memperoleh ampunan dengan cara ini adalah beriman dan tobat yg sungguh bukan tobat sambal.
2.   Melalui Istighfar atau Memohon Ampun. Cara ini dijelaskan Allah dalam dua ayat yaitu ayat 135 surat Ali Imran dan ayat 110 surat An Nisa’. Dalam surat Ali Imran: 135, Allah berfirman: Dan (juga) orang yg apabila melakukan perbuatan keji, atau menganiaya dirinya sendiri (zolimullinafsih), ingat akan Allah, lalu memohon ampun (istighfar) atas dosa-dosanya. Dan siapakah yg memberi ampun atas segala dosa,  kecuali Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya dalam keadaan mereka sadar dan mengetahuinya. Barang siapa melakukan kejahatan, atau menganiaya dirinya sendiri, kemudian memohon ampun kepada Allah, Ia akan mendapati, bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (An Nisa’: 110).
3.   Melalui Amal Kebaikkan. Cara atau alat ini dijelaskan Allah dalam Al Qur’an surat Hud ayat 114: Dan Dirikanlah Sholat pada kedua ujung hari dan pada permulaan malam hari. Sungguh, perbuatan yang baik menghapuskan (dosa) perbuatan jahat. Itulah peringatan bagi orang yg ingat (akan Tuhannya).Ayat ini menjelaskan bahwa perbuatan atau amal baik itu hanya bisa menghapus  dosa bagi orang yg mengerjakan Solat.
4.   Melalui Musibah. Apapun musibah yg menimpa kamu, itu disebabkan perbuatan tangan-tanganmu (sendiri), Tapi Allah mema’afkan kebanyakkan (daripadanya) (Surat Asy-Sura, ayat 30). Jadi disamping sebagai azab (hukuman), dan peringatan Allah juga menggunakan Musibah sebagai alat untuk mendapatkan ampunan dar sebagian dosa atau kesalahan Manusia, makanya orang yg mati teraniaya (musibah) ada yg dimasukkan sebagai mati Syahid, langsung masuk syurga, karena Allah telah mengampuni dosa-dosa orang tersebut.
5.   Melalui Hukuman. Sebuah hadits Nabi mengatakan: siapa yg terbukti menjalani hukuman atas perbuatannya di dunia maka Allah akan mengampuni dosanya tersebut. Tentu saja yg dimaksud dg hukuman di sini adalah hukuman yg sesuai dengan aturan Allah atau petunjuk Nabi. Hadits ini diperkuat oleh hadits lain yg menjelaskan bahwa pada suatu ketika seorang wanita datang kepada Rasul dan meminta Nabi menghukum dirinya yang telah berbuat dosa. Nabi bertanya dosa apa yg telah kamu lakukan dan apa buktinya. Wanita itu menjawab saya telah berzina dan buktinya saat ini saya sedang hamil. Kalau begitu tunggulah sampai anakmu lahir. Setelah anaknya lahir wanita itu datang lagi kepada Nabi untuk meminta Nabi melaksanakan janjinya menghukum wanita tersebut, Nabi bertanya apakah kamu menyusui anakmu? Ya jawabnya, kalau begitu selesaikanlah masa menyusuinya. Wanita tsb datang lagi setelah masa menyusui anaknya habis, lalu Nabi memerintahkan para sahabat untuk melaksanakan hukuman atas perbuatan zina wanita itu dg hukuman cambuk. Selesai pelaksanaan hukuman Nabi mengatakan bahwa wanita itu akan masuk syurga karena Allah telah mengampuni dosa-dosanya.


Fa’tabiru yaa ulil abshoor la’allakum turhamuun, wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thoriiq, wassalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh. Semoga bermanfa’at. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar