5 Cara Memperoleh Ampunan Allah
Manusia
adalah makhluk yang tak luput dari kesalahan seperti kata pepatah: “Tak
Ada Gading Yang Tak Retak”, selagi bernama manusia pasti punya
kesalahan, apakah ia Rasul, Nabi, Waliyullah, Pemimpin apalagi manusia
biasa. Sebaliknya Allah adalah Zat Yang Maha Pengampun, karenanya Allah
berfirman dalam Surat ali Imran ayat 133 agar manusia bersegera mencari
ampunan-Nya agar bisa berubah dari orang yang berbuat salah
(dholimullinafsih atau muqtashid) menjadi orang-orang yang unggul dalam
berbuat kebaikkan (sabiqunbilkhairaat).
Setelah
menyeru hamba-Nya untuk bersegera mencari ampunan-Nya Allah juga
menyediakan cara atau alat untuk mendapatkan ampunan tersebut. Dalam
Al-Qur’an dan Hadits ada 5 cara untuk memperoleh ampunan Allah sebagai
berikut:
1.
Melalui Taubat. Cara ini didasarkan pada Surat At Tahrim ayat 8.
(Hai orang-orang yg beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan Tobat yang
sungguh (taubatan Nashuha). Semoga Tuhanmu menghapus dosa-dosamu dan
seterusnya...). Syarat utama untuk memperoleh ampunan dengan cara ini
adalah beriman dan tobat yg sungguh bukan tobat sambal.
2.
Melalui Istighfar atau Memohon Ampun. Cara ini dijelaskan Allah dalam
dua ayat yaitu ayat 135 surat Ali Imran dan ayat 110 surat An Nisa’.
Dalam surat Ali Imran: 135, Allah berfirman: Dan (juga) orang yg apabila
melakukan perbuatan keji, atau menganiaya dirinya sendiri
(zolimullinafsih), ingat akan Allah, lalu memohon ampun (istighfar) atas
dosa-dosanya. Dan siapakah yg memberi ampun atas segala dosa, kecuali
Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya dalam keadaan
mereka sadar dan mengetahuinya. Barang siapa melakukan kejahatan, atau
menganiaya dirinya sendiri, kemudian memohon ampun kepada Allah, Ia akan
mendapati, bahwa Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (An Nisa’: 110).
3.
Melalui Amal Kebaikkan. Cara atau alat ini dijelaskan Allah dalam Al
Qur’an surat Hud ayat 114: Dan Dirikanlah Sholat pada kedua ujung hari
dan pada permulaan malam hari. Sungguh, perbuatan yang baik menghapuskan
(dosa) perbuatan jahat. Itulah peringatan bagi orang yg ingat (akan
Tuhannya).Ayat ini menjelaskan bahwa perbuatan atau amal baik itu hanya
bisa menghapus dosa bagi orang yg mengerjakan Solat.
4.
Melalui Musibah. Apapun musibah yg menimpa kamu, itu disebabkan
perbuatan tangan-tanganmu (sendiri), Tapi Allah mema’afkan kebanyakkan
(daripadanya) (Surat Asy-Sura, ayat 30). Jadi disamping sebagai azab
(hukuman), dan peringatan Allah juga menggunakan Musibah sebagai alat
untuk mendapatkan ampunan dar sebagian dosa atau kesalahan Manusia,
makanya orang yg mati teraniaya (musibah) ada yg dimasukkan sebagai mati
Syahid, langsung masuk syurga, karena Allah telah mengampuni dosa-dosa
orang tersebut.
5.
Melalui Hukuman. Sebuah hadits Nabi mengatakan: siapa yg terbukti
menjalani hukuman atas perbuatannya di dunia maka Allah akan mengampuni
dosanya tersebut. Tentu saja yg dimaksud dg hukuman di sini adalah
hukuman yg sesuai dengan aturan Allah atau petunjuk Nabi. Hadits ini
diperkuat oleh hadits lain yg menjelaskan bahwa pada suatu ketika
seorang wanita datang kepada Rasul dan meminta Nabi menghukum dirinya
yang telah berbuat dosa. Nabi bertanya dosa apa yg telah kamu lakukan
dan apa buktinya. Wanita itu menjawab saya telah berzina dan buktinya
saat ini saya sedang hamil. Kalau begitu tunggulah sampai anakmu lahir.
Setelah anaknya lahir wanita itu datang lagi kepada Nabi untuk meminta
Nabi melaksanakan janjinya menghukum wanita tersebut, Nabi bertanya
apakah kamu menyusui anakmu? Ya jawabnya, kalau begitu selesaikanlah
masa menyusuinya. Wanita tsb datang lagi setelah masa menyusui anaknya
habis, lalu Nabi memerintahkan para sahabat untuk melaksanakan hukuman
atas perbuatan zina wanita itu dg hukuman cambuk. Selesai pelaksanaan
hukuman Nabi mengatakan bahwa wanita itu akan masuk syurga karena Allah
telah mengampuni dosa-dosanya.
Fa’tabiru
yaa ulil abshoor la’allakum turhamuun, wallahul muwaffiq ilaa aqwamith
thoriiq, wassalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh. Semoga
bermanfa’at. :)